Showing posts with label Brazil. Show all posts
Showing posts with label Brazil. Show all posts

Oh, mari sarapan.

Dubai International Airport | Photo: perempuancahaya
Aku tiba di Dubai pukul 5.30 pagi waktu setempat.

Bandara Dubai, Dubai International Airport, menangani 47.2 juta penumpang pada 2010, menjadikannya terdaftar sebagai 13 besar bandara tersibuk di dunia berdasarkan jumlah penumpang, sekaligus sebagai 4 besar bandara tersibuk berdasarkan jumlah penumpang internasional.

Desain bandara dirancang futuristik dan penuh detil di bagian langit-langitnya. Dipenuhi bukaan-bukaan kaca seperti bandara modern Asia lainnya, Changi dan KL International Airport. Sinar matahari dimudahkan mencapai seluruh ruangan di dalam bandara. Penghematan listrik tentunya.
0

The 9 F

Emirates Airlines | Photos: Konstantin von Wedelstaedt
Here I am. Di 9 F. Boeing 777 300 ER, Emirates Airlines.

Sempit. Terjepit diantara 2 pria. Sudah kucoba untuk tidur tapi tak berhasil juga. Aku merasakan tempat duduk pesawat ini kurang nyaman, tidak selega pesawat jarak jauh yang biasa kutumpangi.

Selama ini kesan yang kudapat tentang Emirates Airlines sangat bagus, tapi ternyata tidak seindah yang aku dengar. Aku masih merasa lebih nyaman menggunakan layanan KLM, baik dari segi kenyamanan tempat duduk, demikian pula dengan makanan yang disediakan.
0

10 Dollars !

Soekarno Hatta Int'l Airport | Photo: skycrapercity
Kelaparan.

Baru sadar, kafe-kafe mulai tutup pada 22.30. Alhasil, aku hanya berhasil mendapatkan roti  isi murahan yang dari penampakan dan teksturnya pasti sudah nyaris kadaluarsa. Roti yang dijual seharga 8 ribu rupiah di mini market sepanjang pintu keberangkatan Terminal 2 bandara Soekarno Hatta.
0

Berangkat ke Sao Paulo

Hari ini hari keberangkatanku ke Sao Paulo. Malam menginjak tua di Bandara Soekarno Hatta. Sengaja aku memilih penerbangan terakhir dari Bandara Ahmad Yani Semarang, untuk menghindari terbuangnya waktu menunggu di Jakarta.

Ternyata mencari kounter Emirates Airlines diantara ratusan kounter yang berderet cukup membuat nafasku putus. Dari pintu masuk bagian tengah, menyisir ke ujung kanan, ternyata Emirates Airlines justru terletak di ujung kiri.
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com