Showing posts with label Airport. Show all posts
Showing posts with label Airport. Show all posts

Luang Prabang Airport


Setelah menahankan rasa terbakar sambil tersenyum-senyum sok sumringah di terik matahari Luang Prabang, bergegas aku melangkah cepat mendekati pintu kedatangan bandara mungil ini. Mataku disambut oleh pemandangan unik. Jajaran kubikel kayu berplitur, dimana petugas imigrasi berseragam hijau menanti kami mengantri.
1

First Footsteps in Luang Prabang



Luang Prabang, Mekong River | Photo: Stella Boyland, Flickrj
Detik-detik bersejarah. Pesawat mulai terbang rendah. Bukit-bukit yang mengelilingi Luang Prabang terlihat mendekat. Warna coklat pekat Sungai Mekong yang berlekuk-lekuk mengular kian jelas.

1

Minggu Pagi di Suvarnnabhumi Airport

Tom Yam Kung | Photo: perempuancahaya
Aku, Baby dan Dalish bergerak meninggalkan Shanghai Mansion Hotel seputar pukul 6 pagi waktu Bangkok. Di dalam taksi aku bernafas lega. Akhirnya berangkat tepat waktu. Perjalanan ke Suvarnnabhumi Airport aku habiskan dengan meracau utara selatan dengan Baby si mpok riweuh. sementara Dalish menyimak percakapan English campur adukku sambil tersenyum-senyum tipis. Entah dia mengerti atau berpura-pura.
0

Oh, mari sarapan.

Dubai International Airport | Photo: perempuancahaya
Aku tiba di Dubai pukul 5.30 pagi waktu setempat.

Bandara Dubai, Dubai International Airport, menangani 47.2 juta penumpang pada 2010, menjadikannya terdaftar sebagai 13 besar bandara tersibuk di dunia berdasarkan jumlah penumpang, sekaligus sebagai 4 besar bandara tersibuk berdasarkan jumlah penumpang internasional.

Desain bandara dirancang futuristik dan penuh detil di bagian langit-langitnya. Dipenuhi bukaan-bukaan kaca seperti bandara modern Asia lainnya, Changi dan KL International Airport. Sinar matahari dimudahkan mencapai seluruh ruangan di dalam bandara. Penghematan listrik tentunya.
0

10 Dollars !

Soekarno Hatta Int'l Airport | Photo: skycrapercity
Kelaparan.

Baru sadar, kafe-kafe mulai tutup pada 22.30. Alhasil, aku hanya berhasil mendapatkan roti  isi murahan yang dari penampakan dan teksturnya pasti sudah nyaris kadaluarsa. Roti yang dijual seharga 8 ribu rupiah di mini market sepanjang pintu keberangkatan Terminal 2 bandara Soekarno Hatta.
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com